Selasa, 19 Juni 2012
Selasa, 12 Juni 2012
Terlambat? Lebih baik dari pada tidak sama sekali..
Berat memang rasanya untuk memulai sesuatu hal yang baru, seperti halnya aku yang baru memulai (mungkin lebih tepatnya melanjutkan) blog ini. Terbesit sebuah kata "TERLAMBAT" dalam benakku, saat ingin kulanjutkan blog ini, dulu sebelum aku memasuki dunia kampus seperti saat ini.
Namun, teringat kembali akan cita-citaku sejak kecil, menjadi seorang penulis. Ya, semakin lama kutinggalkan pekerjaan menulis ini, maka akan semakin tumpul bakat menulis yang telah kumiliki, yang telah memiliki berbagai cerita dan kisah dalam dunia kepenulisan ini.
Ah, tak akan kuterlibat dalam situasi itu.
"Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis (Kuntowijoyo)" dengan begitu, tak ada cara lain untuk menjadi seorang penulis apabila kita tetap tidak ingin membiasakan menulis. harus menulis!
"Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis (Imam Al-Ghazali)" Apabila kita ingin dikenal dan dikenang, jadilah seorang yang memiliki tulisan (penulis), dengan memberikan informasi yang 'mengena' bagi masyarakat. Tidak ada satu pun dati kita yang tahu kapan umur kita akan berakhir, dan apabila masa kita telah usai, namun kita tidak memiliki tulisan, bagaimana kita bisa dikenang? yang ada kita akan hilang begitu saja, tak ada yang mengingat kita. Mungkin untuk 50 tahun pertama nama kita masih dikenang oleh saudara dan sahabat kita, tapi bagaimana untuk kedepannya saat mereka semua telah usai pula?
Jadi, mari mulailah menulis. Terlambat? Hmm lebih baik daripada tidak sama sekali!
Namun, teringat kembali akan cita-citaku sejak kecil, menjadi seorang penulis. Ya, semakin lama kutinggalkan pekerjaan menulis ini, maka akan semakin tumpul bakat menulis yang telah kumiliki, yang telah memiliki berbagai cerita dan kisah dalam dunia kepenulisan ini.
Ah, tak akan kuterlibat dalam situasi itu.
"Syarat untuk menjadi penulis ada tiga, yaitu: menulis, menulis, menulis (Kuntowijoyo)" dengan begitu, tak ada cara lain untuk menjadi seorang penulis apabila kita tetap tidak ingin membiasakan menulis. harus menulis!
"Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis (Imam Al-Ghazali)" Apabila kita ingin dikenal dan dikenang, jadilah seorang yang memiliki tulisan (penulis), dengan memberikan informasi yang 'mengena' bagi masyarakat. Tidak ada satu pun dati kita yang tahu kapan umur kita akan berakhir, dan apabila masa kita telah usai, namun kita tidak memiliki tulisan, bagaimana kita bisa dikenang? yang ada kita akan hilang begitu saja, tak ada yang mengingat kita. Mungkin untuk 50 tahun pertama nama kita masih dikenang oleh saudara dan sahabat kita, tapi bagaimana untuk kedepannya saat mereka semua telah usai pula?
Jadi, mari mulailah menulis. Terlambat? Hmm lebih baik daripada tidak sama sekali!
Langganan:
Komentar (Atom)
