Puisi ini dibuat dalam pemenuhan tugas MOP, sebenernya ga disuruh bikin puisi juga sih cuma tulisan tentang "Mahasiswa Ideal" aja. Ini buat iseng-iseng sekalian belajar aja, tapi ga tau jadinya puisi apa kaya gini haha. mudah-mudahan ga jelek-jelek amat deh, amiin..
BIMBANG-DUA DUNIA
Ombak menggulung penuh amarah
Petir gemuruh membawa kekelaman
Badai, angin kencang seolah ia pun mengamuk
Mengalir, menarik, mendorong tubuhku
Bimbang, di dunia tak tentu arah
Bimbang, di dunia yang penuh pilihan
berbeda..
Menatap lurus kedua bola mataku ke dunia luar di hadapanku
Dunia luas dengan penuh ralitas-realitas kehidupan nyata
Menari-nari seraya menarikku masuk ke dunia di dalamnya
Memberiku seteguk air pengalaman
Menghadapi masa depan yang penuh perjuangan
Hidup – Bahagia – Terang – Derita – Gelap – atau Mati
Ah, tak perlu ku menyanjungnya seperti itu!
Ia juga lah sang pelaku perusak dunia dalam ku ini
Membuatku lupa akan segalanya yang ada di dunia ini
Dunia yang telah memberiku seteguk air ilmu
Ilmu yang masuk melalui celah mata dan telingaku
Ya, ilmu yang telah kutetapkan sejak awal hidupku
Hidupku di dunia ruang ini
Ruang yang terisi oleh bangku dan pena
Entah, dunia mana yang harus kupilih
Bimbang, antara dua dunia yang berbeda
Salah mengambil langkah akan menjatuhkan jiwaku
Jatuh, ke dalam lobang kekelaman
Meninggalkan sesal bersamanya
Terdengar bisik-bisik bibir lincah berbicara
“Ilmu! ia lebih penting!”
“Tidak, pengalaman lah yang menentukan segalanya!”
Ya, mereka bertengkar dalam ketidakpastian
Memenangkan ego tanpa melihat ke depan
Dunia yang luas dan jelas..
Tak lama,
Sinar cerah mulai melahap kegelapan
Melahap tanpa meninggalkan sisa
Berbisik penuh kepastian
Menghapus seluruh kebimbangan
“Salah, keduanya lah yang lebih baik
Melangkah bersama
tak ada yang ditinggalkan
Mereka lah pegangan jembatan keseimbanganmu
Tak ada yang lebih berat di antara keduanya
Hingga mengantarkanmu ke masa depan
Masa depan yang lebih baik..”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar